Kalau menurut aku seorang akuntan publik menerima parsel itu ga wajar walupun bagi orang biasa (selain akuntan publik dan penyelenggara negara) itu wajar-wajar aja karena seorang akuntan publik itu harus bersifat independen. Jika seorang akuntan publik menerima sesuatu (parsel) dari klien maka sudah tidak independen lagi dan orang-orang pasti berpikir kalau si akuntan publik itu memihak kepada klien tertentu. Walupun niat memberi parsel itu baik tetapi akuntan publik harus menjaga wibawanya sebagai seorang akuntan publik yang mematuhi dan menjalankan kode etik.


